Bukti WhatsApp Palsu Kembali Fitnah Ahok

Jagadnews – Fitnah lagi, fitnah lagi. Bukti WhatsApp palsu kembali fitnah Ahok. Baru baru ini balai kota Jakarta menjadi topik berita hangat karena halaman balai kota yang luas di banjiri oleh karangan bunga. Karangan bunga tersebut di berikan masyarakat sebagai bukti kerja nyata yang di lakukan oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Ahok – Djarot serta menyemangati Gubernur DKI yang telah kalah dalam pilkada yang di laksanakan pekan lalu.

Di hari pertama karangan bunga yang terpajang di halaman balai kota mencapai 1600 buah. Hal ini membuat panas hati para lawan politknya. Bukti WhatsApp palsu kembali di bagikan di laman media sosial facebook dan ditujukan kepada pasangan Ahok dan Djarot.

Dalam bukti WhatsApp palsu tersebut menyebutkan karangan bunga tersebut adalah hasil rekayasa dari pasangan Ahok, dengan memanipulasi data para pengirimnya.

Bukti (ketidakbenaran) WhatsApp Palsu Terungkap

Karangan bunga ahok dan djarot

Dalam bukti tersebut menyebutkan bahwa Ahok yang mendananai dan mengatur karangan bunga tersebut. Dengan membiayai karangan bunga sebanyak 1.200 buah yang di kirimkan secara perlahan agar terlihat alami.

Bukti WhatsApp palsu tersebut terungkap setelah hari demi hari karangan bunga yang di kirimkan terus berlanjut. Hingga pada hari ke empat ini karangan bunga yang memenuhi balai kota hingga pinggiran jalan menuju Monas sekitar 3.200 buah.

Tanggapan Ahok dan Djarot

Beredarnya isu bukti WhatsApp palsu tersebut di tanggapi oleh Ahok dan Djarot dengan santai. Ahok mengatakan tidak pernah mengetahui siapa yang memesan bunga untuknya dan Djarot dan mengatakan bahwasannya dia di fitnah

“Kan, fitnah saya kan biayai 1.200, ternyata sudah lebih. Harusnya dia ciptakan lagi WA, Ahok perintah tambah lagi dong jangan 1.200.” Kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.

Baca juga : karangan bunga untuk Ahok penuhi balai kota

Ahok juga mengatakan pembuat bukti WhatsApp palsu tersebut merupakan orang yang bodoh karena tidak teliti.

“Lu baca saja, bikin capture-an palsu aja bodoh. Hijaunya kebaca ke siapa? Lu perhatiin betul-betul.” Ujarnya

Bahkan Ahok juga sempat bingung maksud dan tujuan dari oknum yang menyebarkan bukti whatsapp palsu tersebut.

Sementara Djarot balik menyindir pihak-pihak yang berspekulasi soal karangan bunga. “Yang seperti itu siapa ? Alasannya apa? Itu kan suudzon, settingan bagaimana? Silahkan tanya sama yang ngirim apakah ada yang nyuruh untuk melakukan hal tersebut.” kata Djarot.

Djarot menyakini karangan bunga itu sebagai ungkapan isi hati dan perasaan warga serta pendukungnya di Pilkada DKI. “Bagaimana bisa men-setting hatinya orang? Bagaimana bisa men-setting perasaan orang? Bagaimana kamu bisa men-setting kebenaran dan hati nurani orang?” ujarnya. “Jadi marilah kita berpikir positif” tambahnya.

agen casino online terpercaya

Leave a Reply