Koalisi Arab Menggila di Yaman, 109 Warga Sipil Tewas

Jagad News – Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi yang bertempur di Yaman telah menewaskan 109 warga sipil dalam serangan udara selama 10 hari terakhir. Jumlah itu termasuk 54 orang di sebuah pasar yang ramai dan 14 anggota satu keluarga di sebuah peternakan.

Hal itu dikatakan oleh pejabat tinggi PBB di negara tersebut. “Pertempuran itu sia-sia dan tidak masuk akal,” ujar Koordinator penduduk PBB Jamie McGoldrick seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/12/2017).

Baca juga: AS: Jika Perang Terjadi, Setiap Kapal Korut Harus Ditenggelamkan!

Pernyataan McGoldrick adalah sebuah kritik langsung luar biasa terhadap kampanye yang dilancarkan oleh koalisi Arab melawan gerakan Houthi yang selaras dengan Iran.

Mengutip laporan awal dari kantor hak asasi manusia PBB, sebuah pernyataan oleh McGoldrick mengatakan bahwa serangan udara menghantam pasar yang ramai di sub-distrik Al Hayma Attazziah di gubernur Taiz pada hari Selasa, menewaskan 54 orang dan melukai 32 lainnya.

“Delapan dari korban tewas dan enam yang terluka adalah anak-anak,” menurut laporan tersebut.

Pada hari yang sama, sebuah serangan udara di sebuah peternakan di distrik Attohayta, gubernur Hodeidah membunuh 14 orang, dan serangan udara di tempat lain membunuh 41 warga sipil lainnya dan melukai 43 lainnya dalam 10 hari terakhir.

“Insiden ini membuktikan ketidakpedulian total terhadap kehidupan manusia bahwa semua pihak, termasuk koalisi pimpinan Arab, terus menunjukkan dalam perang absurd ini hanya mengakibatkan kehancuran negara dan penderitaan yang tidak disengaja dari rakyatnya, yang dihukum sebagai bagian dari kampanye militer yang sia-sia oleh kedua belah pihak,” kata McGoldrick.

Baca juga: Jika Berani Macam macam di Palestina, S-300 Rusia siap ‘Kunci’ Jet AS di Suriah

“Menurut hukum internasional, pihak yang berperang harus menyisihkan penduduk sipil dan infrastruktur sipil,” tambahnya. [SindoNews]

Situs Judi Casino Online Terbaik

game poker online indonesia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.